Anda Pengantin Baru dan Ingin Ambil KPR? Simak Dulu Tips Berikut Ini

Bagi pasangan muda yang bermimpi punya rumah dengan cara mencicil (KPR), segeralah wujudkan asa tersebut menjadi kenyataan. Loan Market Indonesia, sebagai financial adviser di Indonesia, telah merangkum sejumlah tips kunci bagi Anda yang berniat mencicil.

Rumah seringkali menjadi poin utama yang masuk ke dalam pembahasan bagi setiap pasangan yang baru melangsungkan pernikahan, Hal ini beralasan karena rumah bisa menjadi elemen penting demi terciptanya sebuah keluarga.

Namun, keterbatasan penghasilan seringkali menjadi penyebab sebagian pengantin baru memutuskan untuk menetap sementara di rumah mertua atau pun mengontrak rumah (walaupun memiliki rumah tetap menjadi prioritas,).

Bagi pasangan muda yang bermimpi punya rumah dengan cara mencicil (KPR), segeralah wujudkan asa tersebut menjadi kenyataan. Loan Market Indonesia, sebagai financial advisor di Indonesia, telah merangkum sejumlah tips kunci bagi Anda yang berniat mencicil rumah, seperti berikut:

Cek utang

Coba periksa apakah Anda dan pasangan masih terlibat utang yang saat ini sedang berjalan. Jika sudah dilunasi, pastikan urusan terkait utang tersebut telah selesai. Anda bisa membuktikannya dengan surat bukti pelunasan.

Alangkah baiknya jika Anda terbebas dari urusan utang minimal enam bulan sebelum mengajukan KPR danjJangan menambah utang baru!

Tentukan cicilan

Hitung dengan cermat berapa penghasilan yang didapat (suami dan istri) dalam sebulan, kemudian dikurangi dengan jumlah pengeluaran rutin setiap bulannya. Selisih dari pendapatan dan pengeluaran tersebut dapat dijadikan biaya mencicil rumah. Di sisi lain, bank menghitung angka kesanggupan mencicil 30% dari penghasilan bulanan.

Angka tersebut (selisih pengeluaran-pendapatan atau 30% dari penghasilan) bisa dijadikan patokan kesanggupan Anda mencicil KPR setiap bulannya. Jangan coba memperbesar nilai cicilan, agar tidak terlibat kredit macet.

Menabung

Mulailah menabung di bank (disarankan di bank yang Anda incar untuk mengucurkan kredit) dengan memasukkan pendapatan tetap bulanan Anda. Selain akan membuat Anda termotivasi untuk berhemat, menabung juga akan mempermudah bank menganalisa keuangan Anda.

Saat proses pembelian rumah, tentunya akan ada pajak dan biaya lainnya sehingga program tabungan pun harus disesuaikan dengan hal tersebut.

Data pribadi

Jangan lupa untuk mempersiapkan data-data pribadi, seperti e-KTP (suami dan istri), surat nikah, kartu keluarga, slip gaji, NPWP, dan persyaratan pendukung lainnya.

Loan Market Indonesia