Pilkada Aman, Kinerja Pasar Properti Diprediksi Membaik

Penyelenggaraan Pilkada serentak 2017 di Jakarta dan sekitarnya pada Rabu, 15 Februari 2017 lalu berjalan lancar dan relatif aman tanpa adanya gejolak. Hal ini tentunya diapresasi oleh para pelaku bisnis properti seperti kalangan pengembang, agen, maupun bank.

Penyelenggaraan Pilkada serentak 2017 di Jakarta dan sekitarnya pada Rabu, 15 Februari 2017 lalu berjalan lancar dan relatif aman tanpa adanya gejolak. Hal ini tentunya diapresasi oleh para pelaku bisnis properti seperti kalangan pengembang, agen, maupun bank.

Penyelenggaraan pemilu yang aman dan tertib memberi sentimen positif terhadap pasar. Seperti yang kita ketahui, baik atau buruknya kinerja penjualan properti Indonesia sangat ditentukan oleh dinamika sosial politik di dalam negeri. Pada 2014 lalu, pasar properti melemah karena gejolak social politik sebelum dan pascapemilu.

Walau begitu, pasar sejauh ini masih tertahan antara lain disebabkan karena masyarakat investor masih was-was dengan situasi politik yang makin memanas belakangan ini, padahal pemerintah telah cukup banyak mengeluarkan kebijakan yang pro-pasar untuk membangkitkan kembali sector properti di tahun 2017.

Pilkada yang berjalan aman pecan lalu bagus bagi pasar. Asalkan ekonomi stabil, pasti penjualan properti juga akan bagus. Pengembang sangat berkaitan dengan keamanan dan kondisi ekonomi. Dinamika politik yang membaik ini memberi peluang pemulihan pasar properti yang lebih cepat di tahun 2017 ini.